Penyebab Kebangkrutan
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang sanggup memprediksikan hidup mati, kaya miskin, sehat dan sakit. Dan ada satu hal yang mungkin sudah banyak diketahui dan dipercaya yaitu tidak ada sesuatu hal yang abadi di dunia ini. Semua yang ada mungkin hilang, dan semua yang tidak pernah diharapkan mungkin muncul. Karena hidup ini bagaikan roda yang berputar, ada orang yang tidak memiliki apa-apa awalnya, hidup dengan sangat miskin tapi kemudian bisa menjadi kaya. Maupun orang-orang yang kita kenal sudah kaya mungkin juga ada yang jatuh bangkrut. Tidak ada yang sanggup memprediksikan masa depan.
Sama halnya dengan orang-orang kaya yang mungkin sudah banyak dikenal karena kekayaannya. Tapi tahukah kamu ternyata ada beberapa orang kaya yang sudah jatuh bangkrut? Pastinya tidak ada orang yang ingin bangkrut. Jika pemilik uang ratusan juta yang bangkrut mungkin memang masih banyak kemungkinan, bisa saja kehabisan modal. Tapi bagaimana jadinya seorang miliarder bisa jatuh bangkrut? Dengan nominal uang yang tidak sedikit. Berikut ini adalah beberapa alasan yang mungkin bisa jadi salah satu penyebab kebangkrutan para miliarder indonesia bahkan dunia.
Gaya Hidup yang Salah
Bisa dibilang gaya hidup merupakan salah satu faktor terbesar yang bisa menyebabkan kebangkrutan. Banyak sekali orang-orang yang sudah kaya, apalagi yang dari latar belakang yang biasa-biasa saja menjadi kaya menjalani dan menerapkan gaya hidup yang salah. Logikanya saja, jika orang yang sederhana bergaul dengan orang juga sederhana maka gaya hidupnya juga pasti akan sederhana. Tapi bagaimana jika orang yang kaya bergaul dengan sesama orang kaya? Otomatis gaya hidup yang dijalani juga pasti akan lebih mewah. Mengikuti tren, tidak ingin terlihat biasa-biasa saja, itu juga merupakan satu hal yang buruk untuk diikuti. Pemakaian kartu kredit yang berlebihan, membeli aksesoris, tas, dan lainnya dengan harga yang bisa dibilang tidak murah, seharga ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Banyak orang kaya menghabiskan uang mereka pada barang yang mahal, untuk menjaga gengsi mereka. Bahkan mereka rela menekan biaya hidup sehari-hari mereka hanya untuk menyisihkan kocek yang lebih banyak untuk membeli barang-barang yang tidak terlalu penting.
Salah Investasi
Syarat ataupun hal yang baik yang sebenarnya sangat perlu untuk diketahui dan dipelajari oleh para pengusaha sebelum melakukan investasi adalah membeli, menahan dan jangan pernah panik. Tak jarang orang-orang kaya melakukan investasi dengan tergesa-gesa. Banyak sekali orang kaya yang berinvestasi secara agresif tanpa mempertimbangkan terlebih dulu akan panik ketika perekonomian jatuh. Saat panik itulah sang investor pasti akan mengambil keputusan secara tergesa-gesa. Ada baiknya sebelum melakukan investasi pertimbangkan terlebih dulu resiko investasi yang akan diambil dan pelajari juga kapan uang akan berkembang dan menjadi profit. Apalagi jika dilihat kondisi sekarang ini sedang sangat banyak sekali beredar penipuan berkedok investasi. Jangan sampai anda menjadi salah satu korban investasi bodong sama seperti Major League ternama, Scott Eyre harus kehilangan lebih dari 4juta USD.
Bergantung Pada Satu Pendapatan
Usaha lebih dari satu adalah sebuah tindakan yang cukup baik. Tetapi sebelum membuka usaha juga harus terlebih dahulu dipikirkan resiko dan pelajari dulu pasar yang akan dijalani tersebut. Jangan membuang uang anda sia-sia dengan membuka usaha yang anda juga tidak tahu apakah usaha tersebut akan memberikan peluang untuk memberikan anda laba atau tidak. Tapi, juga tak sedikit orang kaya yang hanya berpatokan pada satu pendapatan/usaha. Terlalu bergantung pada satu sumber pendapatan saja merupakan hal yang salah. Mengapa? Karena, bagaimana jika bisnis yang anda jalankan sedang mengalami pasang dan surut? Ada baiknya jika bisnis yang anda jalankan sudah sukses, pakailah keuntungan dari bisnis tersebut, sisihkan dan bangun usaha baru lagi. Supaya ketika bisnis yang satu mengalami kerugian, anda masih punya sumber penghasilan lain.
Tidak Bisa Menolak
Ketika seseorang baru menjadi kaya (orang kaya baru), yakin dan percayalah pasti akan datang banyak sekali tawaran untuk ikut berinvestasi, membeli saham, ajakan bisnis hingga orang-orang yang ingin meminjam uang berdatangan. Jika anda tidak mampu menolak ajakan tersebut, bisa dipastikan lama kelamaan uang anda pasti akan habis. Ada baiknya juga jika anda belajar untuk memilah antara pengeluaran yang seharusnya dan yang tidak seharusnya dikeluarkan. Karena sebenarnya, banyak sekali pengeluaran yang bisa ditekan bahkan dihilangkan karena mungkin saja hal tersebut tidak benar-benar diperlukan. Ketahuilah bahwa pengeluaran yang baik adalah pengeluaran yang memiliki tujuan untuk menambah nilai hidup kita.

No comments
Note: Only a member of this blog may post a comment.