Selamat Datang di Blog saya, Semoga konten yang saya bagikan selalu unik dan menarik.

Header Ads

Header ADS

TKW Bernama Adelina Ditemukan Tewas di Rumah Majikannya


TKW asal Indonesia yang bekerja di Malaysia, Adelina (21) ditemukan meninggal empat hari lalu. TKW tersebut diperlakukan tidak manusiawi oleh majikannya ketika bekerja sebagai asisten rumah tangga di Malaysia. Ia disekap di kandang anjing selama satu bulan dan disiksa secara bertubi-tubi hingga akhirnya meninggal dunia.
Jenazah Adelina belum bisa dikembalikan karena masih menjalani postmortem atau pemeriksaan penyebab kematian. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan bahwa postmortem belum selesai dilakukan. Keluarga TKW asal Indonesia tersebut juga sudah dihubungi. Pihak KJRI di Penang juga sudah bertemu dengan agen penyalur TKI di Malaysia.
“Kemarin salah satu tim KJRI di Penang sudah bertemu dengan agen yang mendatangkan TKI. Sudah mengurus masalah kompensasi yang harus dibayarkan agen dan sudah disetujui. Uang kompensasi itu sudah ada di kita, jadi sekarang kita tinggal menunggu 1 hasil postmortem,” kata Retno di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (14/2).
“Menurut info dari otoritas di sana, hari ini postmortem selesai,” kata Retno.
Pada jenazah Adelina, ditemukan luka memar di bagian kepala dan wajah, luka akibat cairan kimia yang membusuk di bagian anggota tubuh lain, serta bekas gigitan binatang. Hasil autopsinya juga menunjukkan Adelina tewas karena mengalami anemia, malnutrisi akibat pembiaran yang dilakukan dalma jangka waktu lama, dan kegagalan fungsi organ tubuh akibat luka-luka yang tidak diobati.
Pihak berwenang sempat menyambangi rumah majikan Adelina untuk melakukan interogasi kepadanya. Namun Adelina dilaporkan terlalu takut untuk berbicara sehingga polisi pun tidak bisa mengetahui apa yang sebenarnya dia alami. Ketika para TKI memutuskan untuk bekerja di rumah seorang majikan, para pembantu di Malaysia seakan terpenjara. Mereka juga tidak berkomunikasi dengan dunia luar selain keperluan mendesak atau memperpanjang paspor.
Sederet kasus ini membuat sejumlah pihak mempertanyakan, mengapa banyak sekali majikan Malaysia menyiksa pembantunya. Semoga Malaysia bisa lebih membuka mata terhadap nasib para TKI yang bekerja disana.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.