TKI di Arab Saudi di Eksekusi Mati, Zaini Masrin
Banyak warga Indonesia yang memilih untuk menjadi TKI untuk negara-negara luar salah satunya menjadi TKI di Arab Saudi. Menjadi TKI memang memiliki penghasilan yang bisa dibilang lumayan namun salah satu konsekuensinya adalah mereka harus jauh dari keluarga dan negara asal. Seperti yang sudah kebanyakan kita ketahui bahwa banyak sekali TKI yang mengalami perlakuan yang tidak pantas ketika sedang bekerja.
Selain di Malaysia, ternyata ada beberapa TKI yang bekerja di Arab Saudi di eksekusi mati oleh pemerintah setempat. Salah satu yang di eksekusi mati oleh Arab Saudi adalah Zaini Masrin. Zaini merupakan salah satu WNI asal Bangkalan, Madura, yang menjadi TKI di Arab Saudi sebagai supir. Ia di eksekusi mati pada hari Minggu (18/3) pukul 11:30 waktu setempat. Eksekusi yang dilakukan tersebut tidak diberitahukan kepada perwakilan Indonesia yang ada di Saudi maupun pemerintah Indonesia.
Dalam aturan Saudi memang tidak mewajibkan kepada pemerintah Saudi untuk memberikan informasi kepada perwakilan asing dalam hal akan dilakukan eksekusi. Pemerintah Indonesia sendiri juga menyayangkan sikap pemerintah Saudi yang tidak ingin menunggu permohonan peninjauan kembali yang diajukan oleh pengacara Zaini.
"Namun sebagai dua negara yang memiliki hubungan persahabatan yang sangat baik, sudah sepantasnya pemerintah Saudi memberikan notifikasi kepada perwakilan Indonesia di Saudi dalam hal akan terjadi eksekusi," kata Iqbal di Kementerian Luar Negeri, Senin (19/3).
Zaini ditangkap oleh polisi setempat pada tanggal 13 Juli 2004 atas tuduhan pembunuhan terhadap majikannya sendiri yang bernama Abdullah Bin Umar Muhammad Al Sindy. Sebelum akhirnya di vonis hukuman mati, Zaini harus menjalani proses hukum yang berjalan selama 4 tahun. Vonis hukuman mati dijatuhkan pada 17 November 2008.
Selama proses hukum berlangsung, Zaini sering sekali membantah atas tuduhan yang dilimpahkan kepadanya. Ia mengaku bahwa ia tidak melakukan pembunuhan terhadap majikannya. Namun Zaini sendiri mendapatkan tekanan dari aparat Saudi untuk membuat pengakuan pembunuhan tersebut.

No comments
Note: Only a member of this blog may post a comment.