Selamat Datang di Blog saya, Semoga konten yang saya bagikan selalu unik dan menarik.

Header Ads

Header ADS

Suliono Serang Gereja, Jual HP Untuk Beli Pedang


Suliono adalah warga Krajan RT 02 RW 01 Kandangan, Pesanggrahan, Banyuwangi, Jawa Timur. Seperti yang sudah diketahui bahwa beberapa waktu lalu ada terjadi penyerangan di sebuah gereja di Sleman. Dari penyerangan yang terjadi ini ada sebanyak 3 korban yang akhirnya harus dibawa ke rumah sakit.
Pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina Begod, Sleman, DIY, diketahui suka berpindah tempat. Ia juga terlacak pernah ke Poso, Sulawesi Tengah, Magelang dan terakhir di Yogyakarta. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menduga kuat bahwa Suliono ini memiliki paham radikal. Ia pernah berencana untuk pergi ke Suriah namun gagal. Mereka menduga karena rencananya yang tidak terealisasi maka ia melakukan aksi teror terhadap orang-orang yang dianggapnya kafir.
Dari pengakuan awal Suliono, ia sempat menjual handphone untuk membeli pedang. Pedang tersebut digunakannya untuk melakukan penyerangan dan membacok Romo serta jemaat yang tengah beribadah Misa Minggu di Gereja Santa Lidwina, Sleman.
Seorang anggota Polsek Gamping, Sleman datang ke TKP setelah mendengar kejadian tersebut. Ia juga yang melumpuhkan tersangka. Begitu tiba di lokasi, ia melihat banyak sekali orang yang berhamburan keluar di jalan. Ketika ia sampai dan meminta tersangka untuk menyerahkan diri, ia malah mencoba untuk mendekati Munir sambil membawa pedangnya. Munir sempat melepaskan sebuah tembakan peringatan dan bukannya menyerahkan diri namun tersangka malah makin beringas.
“Pelaku menyabetkan pedang ke tangan kiri saya. Saya tembak kaki kirinya. Pelaku kemudian menyabetkan pedangnya. Kena kelingking saya. Kemudian saya tembak lagi di kaki kanan. Pelaku jatuh dan mendorong saya. Pelaku sempat akan menyabetkan pedangnya ke badan saya tapi saya tarik kakinya,” cerita Munir.
Melihat pelaku sudah jatuh, kedua rekan Munir mencoba meringkusnya dibantu dengan para jemaat akhirnya tersangka berhasil diringkus. Suliono akhirnya diamankan oleh petugas dan dibawa masuk ke dalam mobil patroli. Pelaku kemudian dilarikan ke RS Akademik UGM untuk mendapatkan perawatan medis.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.